Sunday, August 30, 2009

Grosiran Alat-alat dan Bahan Jahit

wah,kalau dah sampai sini pasti bakalan gak mau pulang.
semua serba ada dan murah-murah.
Namanya Pasar Sunan Giri. Adanya di daerah Rawamangun.
Disana banyak sekali penjahit dari kelas biasa sampai kelas butiq ada. Bahkan tempat kursus Jahit juga ada"Monalita".
Mau sekedar bikin kancing baju, mau bordir,mau ngobras,mau cari orderan jahitan,mau jadi tukang jahit...bisa-bisa aja.
Di Pasar Sunan Giri saya sudah ada langganan. Nama tokonya lupa. Tapi ancer-ancernya:
Dari depan pintu masuk utama, ambil pandangan ke pedagang makanan berjajar sebelah kiri. trus ngikutin saja kebelakang. nanti akan ketemu Toko paling besar yang jual alat-alat dan bahan untuk menjahit.
wes,sampai printilannya juga ada. Dan harganya saya kira murah-murah. Saya beli Benang yang paling bagus katanya merk ASTRA satu Rp.2500. Pensil merah-biru besar Rp.1.500,dll. sudah lumayan banyak saya beli dari toko ini.

Selamat Berburu alat dan bahan jahit murah di Pasar Sunan Giri.

Berburu Mesin Obras

Minggu 30 Agustus 2009

Jalan-jalan akh, pumpung anak yang kedua tidur siang, anak pertama lagi main di tempat saudara. Puasa, kalau dirumah terus malah kerasa lambareta sekali. Meskipun lagi hamil,gak pa..pa khan JJS alias jalan-jalan siang.
Ke Jatinegara pula,waduh asli rame sekali. Orang pada siap-siap beli baju lebaran. Wah, jalan aja sampai susah nya, ada yang bawa anak kecil pula. dah gitu suasana panas,anak-anak kecil pada nangis. Alhamdullilah saya gak bawa anakku yang pertama. Bisa nangis darah nih. Bawa perut aja dach deg..degan,senggol sana-senggol sini. tak pegangi terus perutnya,takut kepepet khan bahaya. Dasar,akunya juga iseng sih, dah tau panas, sesak,puasa,hamil,pakai jalan-jalan pula ke Pasar.

habis penasaran boss. kemarin ada yang nawarin mesin obras merk singer kondisi second,benang tiga. Dikasih harga Rp.650.000. Mesin obras merk Pegasus ,kondisi second dikasih harga Rp.600.000. saya sih belum ok in, takut keblondrok. makanya saya bela-belain ngecek ke toko mesin jahit di jatinegara,karena ini pasar paling dekat dengan rumahku.
saya datengi salah satu toko,namanya toko udaya. letaknya persis di pinggir jalan. belum rencana beli beneran,baru nanyak-nanyak. secara uangnya sudah dipakai untuk beli mesin jahit second:).

Ternyata mesin obras merk singer,kondisi baru,tiga benang dikasih harga Rp.950.000. Bisa turun dikit katanya.
kalau mesin obras merk Pegasus,kondisi baru,tiga benang dikasih harga Rp.750.000, bisa turun Rp.50.000. sudah plus dinamo.
iya khan,apa ku bilang. coba kalau aku main ok aja dengan mesin obras second,pasti aku kecewa berat.
yah,kalau harga beda tipis,ya mending beli yang baru sekalian.

saya berjanji suatu saat akan kembali ke Toko Udaya, pasti Mesin obrasnya akan aku miliki. Target Bulan depan. karena kebetulan kursusnya sudah sampai potong pola pada kain. Jadi mau gak mau khan harus punya mesin obras.

Kenapa bagi saya wajib memiliki,padahal ngobras di tukang jahit yang lain juga bisa?
Karena saya mau serius di bidang jahitan ini. kalau terus-terusan ngobras di tempat penjahit lain,kapan mandiri dan akan sukses usaha jahitannya.
khan lumayan juga,kalau ada yang minta di obraskan kainnya:).

Untuk mesin Jahit yang portable/spedd tinggi Insyaallah punya kakak ipar mau saya nego untuk saya miliki. Itu mesin asli dari taiwan. Bagus,dan gak pernah dipakai. Hadiah dari pelaut yang suka beredar kesana.

itu dulu hasil jjs dalam rangka mencari harga beli mesin obras.

Tuesday, August 25, 2009

Membeli Mesin Jahit

Setelah kumantapkan hati untuk menekuni dunia jahit-menjahit, maka akupun jalan-jalan ke Pasar Jatinegara. Untuk mendapatkan atau memiliki sebuah mesin jahit tentunya sangat tergantung dengan budget dan kebutuhan. Budget yang aku miliki baru bisa untuk membeli mesin jahit bekas. dan manual pula.

Singer tetap menjadi pilihan favoritku. Tapi perlu diingat, banyak juga singer yang palsu. makanya harus berhati-hati dalam memilih mesin jahit. Singer bekas plus dinamo kecil sudah saya miliki sekarang.


Mesin Jahit pertamaku



Kursus jahit baru tingkat dasar. Baru pembuatan pola dasar. Nggak apa-apa mulai dari bawah sekali. kalau ada orang bilang" mau punya usaha jahitan,gak perlu kursus jahit dulu,bisa juga cari orang yang sudah pintar jahit". Tapi prinsip saya lain. bagaimana saya tahu itu hasil jahitan halus atau tidak, kwalitasnya dsb apakah sudah bisa dibilang bagus,apabila saya sama sekali tidak tahu dengan dunia yang ingin saya tekuni. dan pastinya kedepan juga banyak sekali hal-hal yang takterduga siapa tahu terjadi,misalnya tukang jahitnya mengundurkan diri saat banyak orderan. rasanya gak mungkin dapat penjahit baru dalam waktu sekejap,


Alat-alat bagi kursus jahit

sementara orderan sudah tinggal menghitung hari. Itu juga yang harus diwaspadai, kalau sampai customer nya sudah merasa tidak suka dengan pelayanan kita, maka jatuhlah nama baik,kepercayaan. Coba kalau kita juga bisa jahit, maka perasaan untuk mengandalkan seseorang dan takut bila ditinggalkan akan berkurang. Karena kita juga ahli dalam bidang tersebut.

Aku pilih mesin jahit manual, karena listrik juga kadang tidak bersahabat. kalau tiba-tiba mati yang bisa berjam-jam,maka kaki kita masih bisa untuk menggerakkan mesin jahit. namun hasil mesin jahit manual dengan mesin jahit high speed pastinya lain yah. bagusan yang high speed. nanti,itu sudah menjadi program kepemilikian selanjutnya. Mesin obras,mesin neci juga akan jadi impian saya selanjutnya. karena saat ini masih taraf belajar,maka yang ada dan bisa dulu saya pakai.

kalau kata pak purdhie,pemilik primagama.
kunci sukses itu ada 9 yaitu:
1. Action
2. Action
3.
.
.
.
.
9. Action

berarti intinya ACTION.
bergerak.

dan saya juga yakin kekuatan keyakinan.
Yakin Allah tidak akan melupakan hamba-hambanya yang mau berusaha.
Yakin bahwa setiap usaha kita akan ada balasannya.
Yakin akan sukses.
Yakin Bisa!

ayuk,para remaja putri,ibu-ibu rumah tangga,ibu karyawan,yang punya impian bekerja dan berusaha dilakukan dari rumah, mari sama-sama action.
mulai saja dari yang terkecil, yang mudah,dan dari saat ini.

sukses mulia adalah impian semua orang.

Amin